DAFTAR ISTILAH PERSAMPAHAN
berikut daftar istilah persampahan, semoga berguna ya….
1. Manajemen Persampahan :
adalah pengelolaan persampahan yang mempunyai lingkup daerah yang disebut sistem, yaitu terdiri dari komponen-komponen yang saling berinteraksi membentuk kesatuan dan mempunyai tujuan. Bentuk interaksi mempunyai ketentuan dan keteraturan tertentu. Komponen yang mempunyai bentuk tersebut di atas disebut sub sistem sedangkan komponen yang mempunyai tujuan sama tetapi bentuk interaksi tidak mematuhi aturan yang berlaku disebut lingkungan internal. Dalam sistem pengelolaan persampahan dapat dikategorikan menjadi 5 (lima) subsistem (subsistem organisasi, subsistem operasional, subsistem pembiayaan/retribusi dan subsistem pengaturan/hukum serta subsistem peran serta masyarakat yang merupakan komponen lingkungan internal).
2. Persampahan Perkotaan :
Sisa barang atau benda yang tidak terpakai lagi akibat aktifitas penduduk dari suatu perkotaan yang berupa padatan dan bukan termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) baik berupa anorganik dan organik
3. Sumber Timbulan Limbah
Adalah sumber penghasil limbah antara lain daerah pemukiman, perindustrian, perkantoran, perdagangan dan pasar, pertokoan serta kawasan umum lainnya.
4. Timbulan Limbah
Adalah jumlah limbah yang dihasilkan pada suatu daerah pada waktu tertentu yang dapat dinyatakan dalam satuan volume dan satuan berat misalnya m3/hari atau ton /hari atau bisa dinyatakan pula dalam unit satuan timbulan seperti liter/orang/hari atau kg/orang/hari.
5. Wadah Limbah
Tempat menampung limbah yang tersedia pada setiap sumber timbulan limbah.
6. Daerah Pelayanan Pengelolaan Limbah
Daerah yang memperoleh pelayanan sistem pengelolaan limbah dari instansi yang berwenang.
7. Sistem Pengumpulan
Proses pengambilan limbah dari wadah limbah pada setiap sumber timbulan limbah untuk dipindahkan ke tempat pembuangan sementara (TPS) atau transfer depo terdekat . Termasuk dalam sistem ini adalah sistem penyapuan jalan.
8. Penyapuan Jalan
Kegiatan penyapuan dan pembersihan jalan dari persampahan disekitar jalan untuk selanjutnya diangkut dengan gerobak/ becak sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) / kontiner atau truk pengangkut langsung ke tempat pembuangan akhir (TPA) .
9. Sistem Pengumpulan Langsung
Proses pengumpulan persampahandari sumber timbulan dengan menggunakan sarana pengumpul berupa truk untuk diangkut langsung ke tempat pembuangan akhir (TPA )
10. Sistem Pengumpulan Tak Langsung
Proses pengumpulan persampahandari sumber timbulan dengan menggunakan sarana pengumpul berupa gerobak/ becak sampah dimana sampah di kumpulkan sementara di tempat pembuangan sementara (TPS ) / kontiner atau transfer depo sebelum diangkut dengan menggunakan truk sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA )
11. Sistem Pemindahan
Proses pemindahan persampahan dari sarana pengumpul ke sarana pengangkut persampahan.
12. Sistem Pemindahan Tak Langsung
Proses pemindahan persampahan dari sarana pengumpul ke sarana pengangkut persampahandengan dua tahap proses kerja yakni pembuangan limbah dari sarana pengumpul ke lokasi pemindahan, kemudian pengangkutan dilakukan dari lokasi pemindahan ke sarana pengangkut limbah. Proses ini menggunakan sarana pemindahan berupa tempat pembuangan sementara (TPS).
13. Sistem Pemindahan Langsung
Proses pemindahan persampahan dari sarana pengumpul langsung ke sarana pengangkut persampahanuntuk diangkut ke TPA. Proses ini menggunakan sarana pemindah berupa transfer depo atau kontiner sampah.
14. Transfer Depo
Tempat pemindahan persampahan dari sarana pengumpul ke sarana pengangkut limbah atau truk pengangkut.
15. Tempat Pembuangan Sementara (TPS)
merupakan penempatan sampah ke suatu lokasi yang sifatnya sementara dan nantinya akan diangkut secara kolektif ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
16. Sistem Pengangkutan
Proses pengangkutan persampahan dari lokasi pemindah ke tempat pembuangan akhir (TPA) atau dari sumber timbulan limbah padat ( sampah ) ke tempat pembuangan akhir (TPA).
17. Sistem Pembuangan Akhir
Proses pembuangan dan pengolahan serta pemusnahan limbah di suatu tempat tertentu berupa tempat pembuangan akhir yang telah disediakan oleh pengelola.
18. Tempat Pembuangan Akhir ( TPA )
Suatu tempat tertentu berupa lahan untuk tempat pembuangan dan pemusnahan serta pengolahan yang disediakan oleh pengelola.
19. Sistem Open Dumping ( Lahan Urugan Terbuka )
Sistem pengolahan persampahandi TPA dengan cara limbah dibuang langsung di lahan terbuka tanpa perlakuan lebih lanjut.
20. Sistem Controlled Landfill ( Lahan Urugan Terkendali )
Sistem pengolahan limbah di TPA dengan cara menggali tanah untuk penimbunan limbah dan kemudian dilakukan pemadatan serta menutupnya dengan tanah penutup yang dilengkapi dengan instalasi penangkap dan pengolahan lindi /leachate.
21. Sistem Sanitary Landfill ( Lahan Urugan Penyehatan/Berlapis )
Merupakan pengembangan dari sistem Controlled Landfill, yaitu sistem pengolahan limbah di TPA dengan cara menggali tanah untuk penimbunan limbah dan kemudian dilakukan pemadatan serta menutupnya dengan tanah penutup setiap sampah datang ke lokasi TPA (atau tiap hari), juga dilengkapi dengan saluran drainase, saluran pengumpulan air luruhan (leachate), lapisan tanah dasar, unit untuk pengolahan air luruhan dan pengelolaan gas.